Maurizio Sarri Kecam Ego Pemain Chelsea

Bandar Bola

Maurizio Sarri mengkritik sifat ” individual ” dari skuad utama Chelsea sejak dia memegang jabatan sebagai boss baru di Juventus pada musim ini.

Pelatih asal Italia ini menandatangani kesepakatan selama tiga musim untuk mengasuh tim raksasa Serie-A Italia pada awal pekan lalu dan diperkenalkan kepada media massa di Turin hari ini.

Sarri hanya menghabiskan satu musim di Stamford Bridge dan mengakhiri musim persaingan dengan memenangkan gelar juara Liga Eropa dan menempati peringkat ketiga pada papan klasemen Premier League musim 2018-2019.

Namun, pelatih Italia itu gagal untuk membawa gaya permainan atau sepakbola menuju London Barat ketika dia masih mengasuh di Napoli. Slot Online.

Sarri mendatangkan beberapa pemain andalan, seperti Jorginho untuk membantu dia dalam mengembangkan gaya permainan nya, tetapi dia mengklaim hari ini bahwa tim utama Chelsea terlalu banyak pemain ” individual ” untuk menyempurnakan sistemnya.

” Chelsea mempunya pemain dengan teknik level tertinggi, tetapi dengan karakter sebagai pemain individual.” ujar Sarri.

” Sepakbola yang mereka mainkan sangatlah buruk. Di Napoli, mereka bisa memainkan semua permainan dengan baik secara bersama-sama. Di Chelsea, terdapat tujuh atau delapan pemain bermain secara individual.”

Dikabarkan oleh Bandar Bola, bahwa Juventus telah mendatangkan pemain andalan Arsenal, Aaron Ramsey secara gratis atau bebas transfer dan dipercaya mereka ingin mendatangkan Adrien Rabiot selaku gelandang PSG.

Paul Pogba tengah tertarik mengenai kepulangannya di Turin dan Direktur Juventus, Fabio Paratici hari ini mengakui bahwa pihak klub ” mencintai ” pemain mereka.

” Pogba adalah pemain Manchester United, dia telah bersama kami selama beberapa tahun, dia tumbuh disini dan kami mencintai dia, tetapi dia adalah pemain Manchester United.” tutur Paratici kepada Agen Resmi Daftar Sbobet.

” Terdapat banyak klub menginginkan Rabiot. Kami telah mendekatinya, tidak hanya kepada dia, tetapi target lain juga berada pada pikiran kami. Kami akan berdiskusi hal itu dengan Maurizio dan mencoba untuk menemukan target tepat untuk mencapai tim yang kami inginkan.”