Rafa Benitez Kritik Pemilik Newcastle United

Bandar Bola

Rafael Benitez menikmati kehidupan baru di China dan percaya pekerjaan baru di Dalian Yifang sangat nyaman jika dibandingkan dengan boss Newcastle, Mike Ashley.

Pelatih Spanyol itu mengambil pekerjaan sebagai manajer Dalian Yifang di Chinese Super League pada awal bulan ini dan berhasil memenangkan pertandingan pertama di hari Minggu, menaklukkan Henan Jianye 3 – 1 di Dalian Sports Center.

Ini merupakan awal memuaskan dari pelatih berusia 59 tahun itu dan dia merasa impresif dengan bagaimana cara dia diperlakukan oleh para petinggi di klub baru nya.

” Sejak momen kedatangan kami merasa benar-benar terpukau dengan perhatian dan rasa hormat bahwa kami sangat dihargai.” ujar Benitez kepada Bandar Bola. ” Tamu kami sangat memperlakukan kami dengan baik dan selalu membuat kami bahagia.

” Sebab kami semua tahu dari pengalaman di dunia sepakbola, seperti kehidupan sehari-hari, ketika orang menunjukkan kepada Anda sebuah rasa hormat dan perhatian dan melakukan semuanya yang mereka bisa lakukan untuk membuat semua hal menjadi mudah bagi Anda, maka kehidupan semakin bahagia, meski ketika Anda sedang menghadapi momen sulit.

” Saya harus mengatakan bahwa saya mempunyai banyak pertemuan dengan Direktur, Presiden, dan General Manager pekan ini, ketimbang saya lakukan selama tiga tahun di Newcastle. Mereka tidak hanya melakukan pertemuan mengenai pekerjaan, melainkan rasa hormat dimana kami mampu mengapresiasikan perbedaan dan kesamaan dengan budaya kami.”

Benitez melihat cara Dalian Yifang berjalan sebab adanya kontras bagaimana Ashley membangun Newcastle, sesudah pernah berbicara mengenai hilangnya rasa kepercayaan di St James’ Park.

Mantan manajer Real Madrid dan Liverpool ini telah menandatangani kontrak selama dua setengah tahun kesepakatan di Dalian dan melakoni pertandingan kedua sebagai boss di hari Jumat melawan Guangzhou Fuli.

Sementara dia menikmati pengalaman baru, Benitez mengakui adanya sedikit hal yang tidak harus dilakukan pada budaya sepakbola China.

” Saya akan membagikan sedikit dari pengalaman saya dari pertandingan pertama.” lanjut Rafa kepada Daftar Sbobet. ” Ketika pertandingan berakhir, saya berjalan ke lapangan untuk melakukan jabat tangan dengan wasit seperti apa yang saya lakukan di Inggris, saat saya tidak marah dan secepatnya saya kembali sebab hal tersebut sangat terlarang di China.

” Saya harus menunggu semua pemain untuk berjabat tangan dengan satu samaa lain dan wasit di dalam lingkarang tengah, kemudian pemain kami berjalan di sekitar lapangan untuk berterima kasih kepada penggemar.

Formulir Daftar Slot Online & Tembak Ikan :

Contact Us :

Telegram : Bola100
WA : +855887871923
Line : karina.lestari2910
WECHAT : BOLA100_COM
LINK WEBSITE : www bola100 com